Mata merah dan berair dapat terjadi karena berbagai kondisi, dan salah satunya adalah konjungtivitis. Konjungtivitis ini adalah mata merah dan berair yang dikarenakan terjadinya peradangan pada konjungtiva atau selaput bening yang melapisi pada bagian depan dari mata. Ketika bagian tersebut mengalami peradangan di pembuluh darah kecil yang ada pada konjungtia, bagian mata yang seharusnya bewarna putih pun berubah nampak kemerahan, baik merah muda ataupun sampai merah tua. Lantas bagaimana cara menghilangkan mata merah dan berair yang terjadi karena konjungtivitis ini ? Terlebih dahulu kita berkenalan lebih jauh lagi dengan seperti apa konjungtivitis ini bisa terjadi.

cara menghilangkan mata merah

Konjungtivitis yang merupakan kondisi peradangan yang umumnya terjadi dikarenakan oleh infeksi bakteri ataupun infeksi virus. Akan tetapi, reaksi alergi pun bisa memicu mata menjadi merah dan berair. Kondisi mata merah konjungtivitis dapat bermula hanya pada satu bagian mata saja yang terjangkit dan sayangnya penularan ke bagian mata yang satu lagi bisa terjadi dengan cukup muda. Apalagi jika tangan menjadi perantaranya. Seperti saat setelah memegang bagian mata yang merah dan berair, kemudian langsung memegang mata yang sehat. Dari sini virus dan bakteri pun bisa berpindah lebih cepat dan membuat satu mata ikut mengalami masalah mata merah dan berair karena konjungtivitis. Oleh sebab itulah mencuci tangan pakai sabun Lifebuoy sebelum dan sesudah kontak dengan mata yang sakit adalah bagian dari cara menghilangkan mata merah dan berair agar tidak terjadi semakin parah ataupun menularkan ke mata yang tidak sakit.

Selain mata merah dan juga berair, gejala lain yang ditunjukkan saat seseorang mengalami konjungtivitis adalah mata terasa gatal dan bahkan juga pada beberapa kasus, terlebih konjungtivitis yang diakibatkan oleh alergi, gejala lain yang bisa muncul adalah mulu mata yang melekat. Diagnosis sedini mungkin dapat menjadi cara menghilangkan mata merah dan berair karena terjadinya konjungtivitis dan juga membatasi penyebaran. Umumnya kondisi mata merah dan berair karena konjungtivitis ini tidak sampai mengganggu pengelihatan. Akan tetapi tentu penderitanya cukup merasa tidak nyaman karena gejala seperti rasa gatal dan mata terasa terus mengeluarkan air mata.

Obat tetes mata antibiotik dapat dipilih sebagai cara menghilangkan mata merah dan berair karena terjadinya konjungtivitis untuk menangani infeksi bakteri yang lumayan serius. Akan tetapi kebanyakan masalah mata merah dan berair tidak memerlukan penanganan yang khusus, terlebih jika dikarenakan virus dan dalam beberapa hari terus mengalami perkembangan dengan kondisi mata yang merah perlahan hilang dan kembali menjadi putih. Untuk kondisi yang tidak parah, mata merah dan berair dapat reda dalam waktu tidak lebih dari dua minggu. Cara menghilangkan mata merah dan berair yang bisa untuk dilakukan adalah bersihkan kelopak mata serta bulu mata dengan menggunakan kapas yang sudah dibasahi dengan air. Usapkan pada bagian kelopak dan bulu mata yang lengket dan berkerak. Pada kondisi yang seperti ini, penderita tidak disarankan untuk menggunakan lensa kontak supaya gejala mata merah dan berair dapat sembuh dengan lebih cepat. Yang tidak kalah pentingnya lahi adalah jauhkan diri dari pemicu terjadinya mata merah dan berair karena alergi. Untuk keadaan mata merah dan berair yang dikarenakan oleh alergi, biasanya pengobatan yang diberikan oleh dokter adalah dengan pemberian antihistamin. Ingatlah, bahwa untuk penggunaan obat mata berupa antibiotik dan semacamnya, perlu untuk dikonsultasikan dengan dokter agar dosis yang diperoleh juga tepat.

Referensi artikelĀ http://www.lifebuoy.co.id/article/detail/1326969/begini-cara-menghilangkan-mata-merah-dan-berair-akibat-iritasi-agar-lekas-sembuh