email

Dalam dunia pekerjaan yang semakin ketat, terutama di era internet yang semakin berkembang ini, bukan hanya kemampuan anda saja yang akan dinilai namun juga dalam segi profesionalitas anda yang perlu dipertimbangkan. Bagaimana cara anda berkirim email ke HRD juga menjadi faktor diterim atau tidaknya anda dalam sebuah perusahaan yang anda lamar. Cara mengirim email yang anda lakukan menjadi penentu apakah anda ini termasuk orang yang profesional atau tidak.

Dengan mengirim email, seakan-akan anda berkomunikasi dengan orang yang sama sekali belum anda kenal sebelumnya dan hal tersebut bukan yang gampang menurut saya. Jika cara anda mengirim email masih berantakan dan tidak rapi, pihak HRD akan menilai bahwa anda ini merupakan orang yang tidak profesional dan secara tidak langsung pihak HRD akan meragukan kemampuan anda. Agar anda tidak dianggap sebelah mata oleh pihak HRD perusahaan, tempat anda melamar, maka anda perlu memperhatikan tips-tips dibawah ini agar email yang anda kirim terlihat profesional dan berkelas.

1. Gunakan alamat email yang profesional dan tidak alay.

Dimanapun anda bekerja, jangan sampai anda menggunakan alamat email yang alay dan terkesan tidak profesional. Hal tersebut berdampak negatif pada karir anda, baik sekarang maupun masa yang akan datang. Misalkan nama anda adalah Muhammad Andika, jangan gunakan alamat email yang kurang lebih seperti ini: andik4g4nteng@gmail.com, penulisan alamat email tersebut sangatlah alay dan membuat anda tidak profesional. Gunakan alamat email yang normal-normal saja, seperti muhammad_andika@gmail.com, penulisan alamat email seperti itu terlihat lebih profesional.

2. Tulislah subjek email yang jelas dan tidak bertele-tele.

Hal pertama yang akan dibaca oleh pihak HRD adalah subjek email yang anda kirim. Subjek atau biasanya disebut dengan judul email merupakan representasi dari isi bagian email yang akan anda sampaikan pada pihak HRD. Pastika judul email yang anda tulis berisi maksus mengapa anda mengirim email tersebut dan pastikan judul email tersebut ditulis dengan bahasa yang baku dan tidak alay. Judul yang jelas dan efisien membuat email yang anda kirim lebih cepat diresepon.

3. Jangan lupa untuk ucapkan salam

Saat bertemu dengan orang lain, pastikan anda mengucapkan salam karena hal tersebut bernilai positif. Tidak ada bedanya ketika anda mengirim email, mengucapkan salam juga perlu anda lakukan agar terleihat etis dan sopan. Anda dapat mengawali dengan salam maupun sapaan seperti “Selamat malam, Pak Andika”. Jangan pernah anda memanggil namanya langsung seperti Selamat malam, Andika, meskipun umurnya sebanding dengan anda, hal tersebut tidaklah sopan, anda tetap harus menggunakan awalan Pak atau Bu.

4. Isi email harus jelas dan singkat agar mudah ditangkap

Pastikan anda menulis email yang isinya singkat dan to the point, pastikan anda tidak menulis email yang isinya bertele-tela. Kenapa demikian? Pihak HRD itu harus memeriksa ratusan email dari calon pekerja lain, bukan hanya dari anda saja, dan tentu saja pihak HRD tidak punya banyak waktu jika harus membaca email panjang anda.

Baca juga: cara membuat email baru

Itulah tips-tips yang perlu anda terapkan dalam mengirim email ke pihak HRD agar mudah diterima dan terlihat profesional. Jangan lupa untuk menutup email yang anda tulis, seperti kalimat All the best atau Salam saja juga lebih dati cukup. Setelah berdoa dan berusaha, tinggal serahkan kepada Tuhan untuk hasilnya, dan percayalah bahwa hasil dari Tuhan itu yang terbaik.