Pada mulanya orang tidak meyakini bahwa mengatasi rematik dan asam urat memakai tanaman obat dapat merawat kesehatan dan mengubah hidup penderita lebih tenang.

Tapi, secara perlahan-lahan masyarakat mulai mengerti teknik pengobatan alami ini. Semula, masyarakat terbawa Sebab berita dari orang lain. Selepas membuktikan sendiri, mereka menyadari bahwa teknik tersebut memang dapat mengatasinya. Tapi, ramai juga masyarakat yang senantiasa tidak meyakininya kendati sesudah mencobanya dan hasilnya kembali ke teknik penyembuhan semula.

Menyembuhkan rematik dan asam urat menggunakan tanaman obat benar-benar sederhana dan dapat dilakukan sendiri oleh si penderita. Beragam spesies tanaman obat dapat dipakai untuk menyembuhkan rematik dan asam urat. Di samping, tanaman obat juga dapat memproteksi dari cacat sendi akibat tertimbunnya kristal asam urat atau memproteksi dari terjadinya komplikasi pada ginjal dan organ-organ tubuh lainnya.

Pemanfaatan tanaman obat pada umumnya dibicarakan ke dokter sehingga jikalau terjadi tidak sesuai dengan fungsinya dapat kunjung diantisipasi. Penderita dapat memutuskan tanaman obat dalam keadaan segar yang telah dicuci bersih atau yang telah dikeringkan. Aturan dasar membuat jamu obat tradisional yaitu diantaranya.
1. Perebusan dilakukan selepas takaran dosis obat telah diketahui.
2 . Alat-alat yang dipergunakan untuk merebus sewajarnya terbuat dari tanah, keramik atau kaca, sebab dirasa lebih aman.
3. Seluruhnya ramuan dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan air sesuai dengan yang dianjurkan, selanjurnya direbus.
4. Perebusan cukup dilakukan menggunakan api kecil.

Biarpun tanaman obat telah terpercaya kemanjurannya, pemanfaatannya perlu diiringi dengan pola makan yang baik dan benar. Ikhtiarnya merupakan dengan tidak minuman dan makanan memiliki kandungan alkohol contohnya tape.

Selain itu, anjurannya untuk tidak mengkonsumsi makanan yang dapat mengakibatkan peningkatan kadar asam urat dalam darah, semisal daging merah, melinjo, advikad, makanan kaleng, udang, jeroan, kerang, durian, nanas dan air kelapa

Macam-macam Tanaman Obat Rematik dan Asam Urat

Alam disekitar kita telah ada tanaman yang dapat dipergunakan untuk menyembuhkan rematik dan asam urat, baik yang tumbuh secara liar maupun yang telah dibudidayakan. Tanaman tersebut jumlahnya relatif banyak. Pada dasarnya, tanaman ini akan diuraikan dari tanaman yang paling sering dipergunakan hingga yang jarang dipergunakan.

Sambiloto

Sambiloto yaitu tanaman asli dari negara india yang teruji untuk menjadi obat asam urat alami. Pada dasarnya, tanaman ini tumbuh liar di ladang atau di daerah terbuka lainnya. Tetapi, saat ini telah tidak sedikit orang yang membudidayakannya di pekarangan sebagai bagian dari apotek hidup. Di Negara Indonesia, tanaman ini kerap dijumpai di Kepulauan Maluku, Kepulauan Nusa Tenggara, Sulawesi, Sumatera dan Jawa. Sambiloto tumbuh subur di tempat yang memiliki ketinggian kurang lebih 1 sampai 1 . 200 meter dpl (di atas permukaan laut) di atas permukaan laut (dpl).

Pohon sambiloto berwujud terna dengan tinggi dapat mencapai 25 sampai 95 cm. Bentuk daunnya memanjang dan berwarna hijau tua. Bunganya berukuran kecil dan berwarna putih keunguan. Pada buahnya berukuran kecil, berbentuk silindris dan berwarna hijau kekuningan.

Temulawak

Temulawak ialah tanaman terna menahun berbatang semu dan tingginya bisa hingga berukuran 2 hinggai 2, 5 meter. Temulawak banyak tumbuh di hutan, tapi sekarang telah dibudidayakan sebagai bagian dari apotek hidup atau sebagai tanaman sela di ladang atau tegalan. Tanaman ini tumbuh merumpun dibarengi beberapa anakan. Setiap tanaman pada umumnya memiliki 2 sampai 9 helai daun yang wujudnya panjang dan lebar. Umbi temulawak berwujud rimpang.

Itulah ulasan mengenai tanaman obat untuk menyembuhkan rematik dan asam urat. Semoga dapat bermanfaat.