Anti rayap oli bekas merupakan cara pengusiran rayap tradisional dan alami yang banyak diketahui oleh orang pada zaman dahulu, di mana bangunan rumahnya memang mayoritas terbuat dari kayu atau bambu yang merupakan sasaran utama rayap. Sayangnya, pada masa kini, metode tersebut kurang diketahui oleh para generasi masa kini yang terlalu malas dan mengandalkan segala sesuatu yang instan, termasuk membeli obat anti rayap kemasan dijual bebas di toko-toko kebutuhan pertanian. Padahal, mengusir rayap dengan oli bekas sendiri cukup ampuh. Selain pada hama rayap, oli juga membuat semut dan tikus enggan datang karena aromanya yang menyengat serta cairannya yang hitam serta lengket. Untuk anda yang memiliki rumah di daerah koja, gunakan lah anti rayap koja.

Dengan menggunakan anti rayap oli bekas pula, sangat membantu dalam penguraian limbah. Oli yang merupakan sumber daya alam sejatinya juga mudah diurai kembali oleh alam, tetapi warna serta konsistensinya menimbulkan kekhawatiran tinggi akan pencemaran lingkungan. Sebab itu, lebih baik oli yang sudah tidak digunakan, dimanfaatkan sebagai obat anti rayap alami. Lagi pula, harga oli juga cukup mahal, sayang rasanya jika tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin hingga titik akhir. Oli sendiri biasanya digunakan pada kendaraan bermotor untuk melumasi mesin, sedangkan pada sepeda kayuh supaya rantai tidak macet dan dapat digunakan dengan lancar. Meski sama-sama oli, untuk kendaraan bermotor perlu ditambahkan beberapa zat campuran, sedangkan sepeda kayuh murni 100%.

Anti rayap oli bekas sepeda kayuh yang paling baik dimanfaatkan sebagai obat pengusir rayap dari rumah maupun furniture yang dimiliki. Caranya adalah dengan mengulaskan oli pada bagian yang diserang rayap, tentu sebelumnya rayap yang menempel sudah harus dibersihkan terlebih dahulu sampai tidak tersisa, kemudian menjemurnya hingga oli mengering dan tidak lagi menempel pada tangan saat disentuh. Sementara untuk perlindungan bangunan rumah secara keseluruhan, ulaskan oli mengitari setiap sudut rumah sehingga rayap enggan memulai aksinya. Utamakan pada titik-titik yang memiliki kelembaban tinggi. Selain mencegah dan mengusir rayap, oli bekas tersebut dapat pula mencegah berkembangnya lumut.