Pernah mengunjungi musem di Jakarta? Salah satunya adalah musem yang bernama musem Macan. Pernah mendengarnya?

Koleksi dari museum ini sendiri berasal dari koleksi pribadi Bapak Haryanto Adikoesoemo. Beliau merupakan seorang kolektor seni yang cukup berperan aktif dalam mengumpulkan berbagai macam barang seni. Kolesi yang dipamerkan dalam museum ini sendiri merupakan hasil dari beliu mengkoleksi barang-barang seni selama 25 tahun. jumlah barang seni yang sudah di koleksi dan yang ditampilakn di tempat ini sendiri kurang lebih berjumlah 800 buah.

Karya seni yang di tampilkan di museum ini senidir tak terbatas hanya pada karya seni yang berupa lukisan saja, namun ada juga yang berupa patung-patung. Selain itu banyak Nasi Tumpeng Enak di Jakarta juga lukisa karya pelukis terkenal dalam negeri dan luar negeri. Dalam hal ini mengingatkan kita pada sebuah museum yang juga berada di daerah Kemang. Museum Tengah Kebun yang menjadi salah satu tempat bernuansa alam di Jakarta. Museum tersebut juga menampilkan berbagai macam karya seni hasil pengkoleksian dari Pemiliknya sendiri.

Keistimewaan Museum Macan – Museum di Jakarta

Musem Macan sendiri merupakan institusi pertama di Indonesia yang memberikan keleluasaan pada publik untuk dapat mengakses koleksi karya seni Modern dan Kontemporer baik yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Selain itu sumber koleksi yang hnya berasal dari satu orang saja merupakan sebuah hal yang jarang kita temui.

Hal ini karena biasanya sebuah museum akan berisi benda-benda koleksi dari beberapa orang, atau yang terkadang berasala dari barang-barang yang dikumpulkan oleh intitusi tertentu untuk kemudian ditampilkan dan dijadikan sebuah museum.  Selain itu penggagas Museum ini sendiri Bapak Haryanto Adikoesoemo telah mendapatkan sebuah penghargaan Authenticity, Leadership, Exellence, Quality, Seriousness in Art. Penghargaan ini sendiri bertujuan untuk menghargai usaha-usaha beliau dalam mengumpulkan barang-barang seni selama ini.

Yap, itu dia salah satu museum di Jakarta yang sangat menarik. Walaupun kurang peminat, tidak ada salahnya anda memulai pergerakan dengan cara mengunjungi tempat ini dan menyebarkannya di media sosial. Setuju?