Keunikan Pulau Bali seakan tak ada habisnya karena sampai sekarang proses pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana atau GWK masih saja belum usai. Patung Garuda Wisnu Kencana tersebut digadang-gadang menjadi satu simbol pariwisata Bali dan Indonesia bahkan dalam rekornya mampu mengalahkan beberapa patung tertinggi di dunia. Cerita Garuda Wisnu Kencana tidak hanya seputar kisah legenda akan tetapi lebih menarik mengenai proses pengerjaannya.

Cerita Garuda Wisnu Kencana

Berlokasi di Bukit Unggasan, Jimbaran, Bali, rencananya patung GWK ini akan memiliki tinggi 126 meter dengan lebar 60 meter. Berlatar belakang kisah seorang burung Garuda yang menyelamatkan ibunya dari perbudakan hingga mendapat perlindungan Dewa Wisnu menyelimuti tempat wisata budaya satu ini. Cerita Garuda Wisnu Kencana bermula dari seorang pemahat patung ternama yakni I Nyoman Nuarta dimana memulai proyek besar ini dengan luas lahar 240 hektar. Nantinya patung GWK yang memiliki komposisi tembaga dan baja seberat 3000 ton tersebut akan mengalahkan Patung Liberty, Amerika Serikat.

Pada tahun 2015, proses pembuatan patung baru selesai dalam bentuk Dewa Wisnu setinggi 23 meter tanpa tubuh dan lengan kemudian dari tubuh Garuda juga baru sebagian. Kini kedua patung tersebut diletakkan dalam lokasi berbeda, akan tetapi dari proses pembangunannya masih belum sempurna hingga tahun 2017. Sebenarnya proses awal pembuatan patung sudah dimulai pada tahun 1997 memakai modal dari tiga pihak yakni Bali Tourism Development Corporation, BUMN, sampai pihak swasta termasuk pematung Nyoman Nuarta sendiri. Lihat di sini untuk informasi selanjutnya.

Ada beberapa polemic mencuat mulai dari krisis moneter yang menganggu proses pembangunan patuk GWK, sedangkan dari pihak pemuka agama Hindu di Bali juga sempat melakukan protes karena ukuran patung terlalu besar sehingga dianggap menganggu keseimbangan spiritual Pulau Bali. Kini cerita Garuda Wisnu Kencana sudah menyebar luas hingga ke mancanegara bahkan sampai sekarang area sekitar patung GWK masih digunakan untuk berbagai event besar baik pentas kebudayaan, pertunjukan seni, hingga ajang Miss World pada tahun 2013 lalu. Kini banyak kalangan terus berdatangan untuk menyaksikan bentuk sempurna dari Patung GWK, Bali sembari menikmati berbagai sajian menarik baik fasilitas sampai keindahan alamnya.